Pemkot Palembang Bagikan 16.500 Masker Hadapi Kabut Asap Karhutla

MAKLUMATNEWS.com PALEMBANG —— Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membagikan 16.500 masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, langkah tersebut dilakukan menyusul kondisi kualitas udara Palembang yang semakin memburuk. Berdasarkan data per 23 Agustus 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Palembang mencapai 233 dan masuk kategori sangat tidak sehat.
“ISPU Palembang cukup tinggi, bahkan terkategori sangat tidak sehat. Per 23 Agustus, kondisi ISPU kita 233,” kata Ratu Dewa usai membagikan masker kepada pengendara di Simpang Charitas, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, pembagian masker dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat dari paparan asap dan partikel debu yang ditimbulkan karhutla. Masker yang dibagikan merupakan masker empat lapis yang direkomendasikan Dinas Kesehatan karena dinilai mampu menyaring partikel dan debu.
Pembagian masker dipusatkan di tiga lokasi, yakni Simpang Charitas, Simpang Lima DPRD Sumsel, dan Simpang Polda. Selain dibagikan langsung di sejumlah titik, masker juga didistribusikan melalui kecamatan hingga tingkat rukun tetangga (RT).
Ratu Dewa mengatakan, perhatian khusus diberikan kepada kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak buruk kualitas udara, seperti pegawai, ibu hamil, balita, dan anak-anak.
“Termasuk untuk pegawai yang rentan, ibu hamil, balita dan anak-anak. Ini sebagai antisipasi kita karena dalam kondisi karhutla ini Palembang mendapat kiriman asap dari kabupaten tetangga di Sumsel,” ujarnya.
Pemkot Palembang juga mengambil langkah antisipasi di lingkungan sekolah. Edaran telah disampaikan kepada sekolah agar tidak melaksanakan kegiatan di luar ruangan, seperti apel pagi dan senam pagi.
Sementara itu, keputusan mengenai pelaksanaan pembelajaran siswa, apakah dilakukan secara daring atau tetap tatap muka, akan ditentukan setelah rapat Pemkot Palembang bersama pihak terkait.
“Untuk siswa sekolah akan kita putuskan setelah rapat hari ini, baik itu proses belajar mengajar secara online atau offline akan diputuskan setelah ini,” kata Ratu Dewa.
Selain kegiatan belajar mengajar, Pemkot Palembang juga akan mengevaluasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) di tengah kondisi kualitas udara yang tidak sehat.
Ratu Dewa mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup sehat dan menggunakan masker saat beraktivitas, khususnya ketika berada di luar ruangan.
“Kepada masyarakat, upayakan pola hidup sehat dan menggunakan masker,” katanya. (Fitria)




