Warga Plaju Resah, Monyet Liar Rusak Atap Rumah

MAKLUMATNEWS.com, Palembang — Warga yang berdomisili di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang, resah dengan keberadaan dan ulah monyet liar.
Keresahan ini terungkap lewat video yang viral karena memperlihatkan kondisi rumah yang rusak akibat serangan monyet liar.
Terlihat Amada beberapa atap rumah warga bolong usai dilewati gerombolan monyet liar tersebut. Bahkan ada di antaranya atap seng yang roboh.
Gangguan monyet liar itu terjadi pada hari Rabu (13/3/2924).
Menurut keterangan salah satu warga yang bernama Sity Marlinda, gerombolan monyet tersebut sering melewati atap rumah mereka sampai rusak.
“Kami yang tinggal di sekitar daerah Patra Jaya sering didatangin monyet-monyet liar. Sering lewat di genteng rumah, sampe atap rumah rusak,” katanya.
Ketua RT 51 Ihsan Ferdianto mengatakan dirinya belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak BKSDA karena warga belum melapor kepadanya.
“Untuk saat ini belum ada info ke saya dari warga. Nanti akan saya kroscek lagi ya pak,” katanya.
Belum Terima Keluhan
Kepala Resort Eksitu BKSDA Sumsel, Anjas Pasha mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai keluhan dari warga Plaju tersebut.
Namun pihaknya akan menangani masalah tersebut bila sudah meresahkan dan mengganggu warga.
“Belum ada resmi laporan dari warga daerah Patra Jaya Plaju. Kalau di Palembang, memang sudah sering ada laporan mengenai monyet liar ini,” katanya, Rabu (13/3/2024).
Anjas mengatakan BKSDA akan melakukan prosedur tindakan penangkapan terhadap monyet liar tersebut dengan memasang perangkap.
“Dari kami, biasanya akan menyiapkan kandang untuk menangkap monyet-monyet liar, namun kandangnya ini terbatas.
Satu kandang di Kenten dan juga di perumahan Citra Grand City. Untuk menangani (gangguan monyet liar) yang di Patra Jaya mau tidak mau harus menunggu (perangkap) di Citra Grand City selesai dipakai,” jelasnya.
Anjas pun menyarankan kepada warga di Kecamatan Plaju untuk segera melakukan laporan resmi terhadap gangguan monyet-monyet liar tersebut.
“Kalo dari BKSDA pasti akan diusahakan untuk ditangkap bila sudah meresahkan warga dan ada laporan resminya,” ungkapnya. (Detik.com)




