PALEMBANG

Ratusan Emak-Emak Se Sumsel dan DPP Gencar Gelar Demo di Kantor Gubernur

MAKLUMATNEWS.com, Palembang-
Ratusan emak-emak se Sumatera Selatan (Sumsel) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Cinta Rakyat (Gencar) Indonesia menggelar aksi Demonstrasi di Halaman Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel, Kamis (22/09/2022)

Koordinator Aksi (Korak) Demonstrasi, Fini mengatakan, kedatangan pihaknya ke Pemprov Sumsel untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat Sumsel terkait kenaikan harga Sembako. “Kami datang kesini untuk meminta kepada Pemprov Sumsel dalam hal ini Gubernur Sumsel, H Herman Deru untuk menurunkan harga Sembako,” katanya

Lanjutnya, selain meminta untuk menurunkan harga sembako, pihaknya juga meminta kepada Pemprov Sumsel untuk segera menyalurkan bantuan dari Gubernur Sumsel untuk Masyarakat Sumsel khususnya untuk emak-emak. “Ya, sampai hari ini Gubernur Sumsel, H Herman Deru belum mengucurkan anggaran untuk bantuan ke masyarakat,” ujar Fini

Fini menjelaskan, kenaikan harga BBM membebani masyarakat, karena dampaknya harga kebutuhan pokok juga ikut naik. “Inflasi yang terjadi menyakitkan masyarakat, sedang apresiasi pemerintah sangat kecil untuk mengantisipasi dari kenaikan harga barang. Maka dari itu kami menuntut Pemkot dan Pemprov harus segera mengalokasikan dan menyalurkan dana bantuan kepada masyarakat,” jelasnya seraya menambahkan bahwa Stimulus ekonomi berdasarkan Pemerintah pusat hanya 2 persen dari dana DAU dan DBH sangat kecil, harusnya 10 persen. Agar dapat mencegah resiko inflansi karena dapat mendorong daya beli masyarakat di Sumsel.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat datang ke Kantor Pemprov Sumsel menyempatkan diri menyapa emak-emak yang akan melakukan aksi. Ia berfoto-foto bersama emak-emak yang akan melakukan aksi. Namun memang karena gubernur ada rapat tak bisa menerima para aksi sehingga dialah ke Asisten 1. “Meskipun saya tidak bisa menerima aspirasi secara langsung, apa yang disampaikan ini akan jadi bahan pemikiran saya,” katanya

BACA JUGA  10.646 Warga Miskin Palembang Tak Terima Bansos

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumsel, Edward Candra mengatakan, bantuan dari Pemda menggunakan dana transfer umum (DTU) dengan nilai 2 persen masih dalam tahap pembahasan. “Nilainya kisaran Rp 15 miliar – Rp 20 miliar. Masih dibahas nilai dan sasaran penerima bantuannya, kita tunggu sampai akhir September untuk Pergub-nya,” katanya

Lanjutnya, bantuan sosial akan diberikan kepada mereka yang terdampak kenaikan BBM, seperti ojol, nelayan, emak-emak dan lainnya. “Kita siapkan dulu payung hukumnya, kemudian sesegera mungkin ditindalanjuti. Apa yang ditunggu masyarakat ini akan kita segerakan,” ujar Edwar.

Reporter : Maulana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button