PALEMBANG

Pedagang Pasar Cinde : Kami Bingung Mau Jualan Dimana Lagi

#Pasca Kebakaran Pasar Cinde

MAKLUMATNEWS.com, Palembang –Ada kisah yang tak enak didengar dari Pasar Cinde.

Kisah itu bermula.

Sekitar 2017 tahun silam.

Lebih dari 200 pedagang di Pasar Cinde merelakan toko, kios dan lapak mereka dibongkar.

Pembongkaran itu bukan tanpa alasan.

Akan disulap menjadi Aldiron Plaza Cin de yang megah dan menambah daya tarik pembeli.

Pemerintah menjanjikan saat itu.

Mirisnya, lima tahun berlalu tanpa ada kejelasan.

Ujung-ujungnya sekitar 250 pedagang justru berjualan di bawah atap seng dan tiang baja ringan juga kayu.

Sempit, becek, bahkan para pembeli pun seolah enggan mengunjungi Pasar Cinde dengan terbukti pengakuan pedagang yang penjualannya merosot tajam.

Kini, duka pembongkaran tanpa kejelasan seakan tak sebanding dengan kebakaran hebat yang terjadi di pasar yang dibangun pada 1958 itu.

Setidaknya 60 kios hangus dilalap si jago merah pada Minggu malam (27/11/2022).

Semua hangus terbakar sehingga membuat pedagang semakin tak berdaya.

Harapan tinggi dari para pemilik kios kepada pemilik kekuasaan di kota pempek ini pun disematkan.

Agar Cinde segera diperbaiki dan bisa kembali mencari nafkah.

Setiap lapak berukuran sekitar 2 meter x 2 meter yang dominan bermaterial kayu ini sudah rata dengan tanah.

“Tidak ada yang bisa diselamatkan, semuanya habis terbakar,” kata Minah, salah seorang pedagang sayuran.

Terbakarnya tempat mencari nafkah, ibu separuh baya ini tidak punya pilihan harus berjualan dimana lagi.

Sebelum kebakaran ini terjadi, Gubernur Sumsel Herman Deru telah menjanjikan akan segera membangun Pasar Cinde dengan menggunakan dana APBD.

Perjanjian dengan pihak ketiga telah dicabutnya melihat tidak adanya perkembangan dalam pembangunan Aldiron Plaza Cinde.

“Sebelum dibangun pasar ini sudah terbakar duluan, para pedagang yang kiosnya terbakar tidak tahu akan dipindahkan kemana,” kata Yadi, salah seorang pedagang bibit tanaman.

BACA JUGA  Pasar Cinde yang Malang, Bersemak dan Penuh Ilalang, Tak Ada Kejelasan Hingga Kini

 

Reporter : Pitria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button